Mengelola Risiko Untuk Menjaga Kinerja Bisnis

Setiap perusahaan tentu ingin bisnis yang dijalankannya berkembang dan menjadi semakin besar. Menurut ulasan yang dibuat oleh PricewaterhouseCoopers (PwC), saat ini ada 3 hal yang perlu diperhatikan oleh perusahaan di dunia untuk menjaga perkembangan bisnis yakni efisiensi operasional, inovasi dan kemampuan memahami permintaan pasar. Ketiganya bisa dilakukan dengan memperhatikan risiko yang terjadi di masing-masing negara seperti risiko politik, ketersediaan SDM yang memadai sampai faktor keuangan perusahaan.

Dengan melakukan manajemen risiko bisnis, perusahaan dapat menjaga perkembangan dan kinerja bisnis agar bisa mencapai target bisnis dan meminimalisir risiko yang dihadapi. Dalam prosesnya, ada berbagai langkah yang perlu dilakukan oleh perusahaan. Berikut ini beberapa diantaranya :

Identifikasi risiko

Langkah pertama yang perlu dilakukan dalam mengelola risiko yakni identifikasi risiko. Perlu diingat bahwa perusahaan disetiap industri memiliki risiko yang berbeda. Perusahaan perlu mengidentifikasi risiko internal seperti kelancaran arus kas hingga risiko eksternal seperti risiko bencana alam dan perubahan peraturan. Dengan melakukan proses identifikasi risiko, perusahaan bisa melakukan langkah pencegahan secara tepat. 

Menilai potensi risiko

Setelah melakukan proses identifikasi risiko, maka perusahaan juga perlu menilai potensi risiko yang berpeluang terjadi. Proses ini bertujuan agar perusahaan dapat mengantisipasi mana risiko yang paling berpotensi terjadi terlebih dahulu. Perhatikan juga dampak yang akan dirasakan perusahaan apabila risiko terjadi. Sehingga, perusahaan bisa menentukan rencana antisipasi yang tepat untuk menanggulangi risiko tersebut.

Rencana penanggulangan risiko

Agar risiko yang berpotensi mengancam laju perkembangan dan kinerja bisnis tidak terjadi, maka perusahaan perlu menentukan langkah preventif untuk menanggulangi risiko tersebut. Salah satu langkah terbaik yang bisa dilakukan yakni mengasuransikan bisnis dan aset-aset yang dimiliki perusahaan.

Memiliki asuransi bisnis merupakan langkah penanggulangan risiko yang paling efektif untuk perusahaan Anda karena dapt menjadi salah satu solusi untuk menekan kerugian secara finansial terhadap risiko yang terjadi. Hal inilah yang sempat dialami oleh beberapa perusahaan keuangan di Amerika Serikat pada krisis ekonomi tahun 2008, dimana klaim asuransi berperan besar dalam melindungi beberapa perusahaan seperti Lehmann Brothers dan Goldman Sachs dari kebangkrutan.

Untuk memudahkan pencarian paket asuransi bisnis yang tepat, perusahaan Anda bisa menggunakan jasa broker asuransi yang profesional seperti Marsh Indonesia. Karena, broker asuransi akan membantu perusahaan Anda dalam melakukan manajemen risiko dari mulai mengidentifikasi risiko, menganalisa potensi risiko hingga memberikan rekomendasi paket asuransi bisnis yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan, serta dapat memberikan konsultansi jika terjadi proses klaim. Sehingga, perusahaan Anda bisa lebih fokus dalam mengembangkan dan menjaga kinerja bisnis.

Tidak ada komentar:

'; (function() { var dsq = document.createElement('script'); dsq.type = 'text/javascript'; dsq.async = true; dsq.src = '//' + disqus_shortname + '.disqus.com/embed.js'; (document.getElementsByTagName('head')[0] || document.getElementsByTagName('body')[0]).appendChild(dsq); })();
Diberdayakan oleh Blogger.