Nyeri Mens Berlangsung Lama, Waspadai Endometriosis!

Nyeri haid atau dismenorea adalah hal yang paling menggangu saat menstruasi. Dismenorea  terdapat 2 tipe, yaitu primer dan sekunder. Dimenorea primer meruapakan hal yang normal, sedangkan dismenorea sekunder merupakan gejala sampingan dari masalah kesehatan, salah satunya penyebabnya adalah Endometriosis. Apa itu Endometriosis? berikut penjelasannya. 

Penyebab Nyeri saat Haid yang Normal


Dimenorea primer merupakan gejala umum yang sering dialami wanita selama masa haid. Ketika memasuki masa ovulasi dan tidak terjadi pembuahan maka tubuh akan merespon dengan menurunkan hormon progesteron. Hal ini akan membuat endometrium (jaringan dinding rahim) perlahan luruh dan keluar dalam bentuk darah yang kita kenal dengan haid.

Selama proses peluruhan tersebut rahim akan berkontraksi yang akan menekan pembuluh darah di sekitarnya. Akibatnya, suplai oksigen ke rahim akan menurun dan menyebabkan kram dan rasa sakit muncul. Bersamaan dengan itu tubuh juga melepaskan hormon prostaglandin yang akan memicu rasa sakit dan peradangan.

Endometriosis


Pada kondisi tertentu nyeri menstruasi juga dapat disebabkan oleh penyakit atau kondisi medis tertentu, salah satunya Endometriosis. Endometriosis atau penebalan dinding rahim adalah kondisi di mana endometrium tidak luluh saat menstruasi, tapi malah tumbuh secara berlebihan. 

Endometrium yang menetap lama-kelamaan akan mengiritasi jaringan di sekitarnya sehingga menyebabkan peradangan, kista, jaringan parut dan menyebabkan gejala. Gejala umum yang sering muncul adalah rasa nyeri panggul dan pinggang saat haid, perdarahan yang lebih banyak, waktu menstruasi lebih panjang dan rasa sakit saat buang air besar atau berhubungan seksual.

Penyebab Endometriosis


Penyebab utama endometriosis adalah perubahan hormon selama haid. Kadar hormon esterogen yang tinggi tanpa diimbangi dengan peningkatan kadar hormon progesteron menyebabkan endometrium tumbuh secara abnormal. Faktor lain yang menyebabkan endometriosis adalah perubahan embrio, bekas luka, gangguan imun, faktor keturunan dan menstruasi retrograde

Menstruasi retrograde adalah kondisi di mana darah menstruasi yang mengandung endometrium masuk kembali ke dalam tuba falopi dan masuk ke rongga panggul. Endometrium ini akan menempel pada dinding panggul serta permukaan organ panggul dan terus bertumbuh, menebal dan berdarah selama masa haid.

Demikianlah pembahasan singkat tentang penyebab penebalan dinding rahim atau endometriosis yang menyebabkan masa haid lebih panjang. Guna mencegah terjadi menstruasi retrograde yang memicu endometriosis, gunakanlah pembalut dengan daya serap tinggi serta bebas dari kandungan berbahaya/

Tidak ada komentar:

Gambar tema oleh fpm. Diberdayakan oleh Blogger.